Peringatan Nuzulul Quran dan Milad Masjid As Salam

LUMAJANG, fajarnasional.com – Untuk memperingati Nuzulul Quran, segenap pengurus ketakmiran Masjid As-Salam yang letaknya pada jalan Soekarno Hatta mengadakan acara tasyakuran. Yang sekaligus mengenang berdirinya Masjid As-Salam yaitu Milad ke-3 yang bertepatan dengan malam Nuzulul Quran.

Malam 17 Ramadhan 1442 H, yang jatuh pada tanggal 28 April 2021 merupakan moment penting bagi umat Islam seluruh penjuru dunia. Yaitu peringatan turunnya Alquran yang sudah tidak asing dengan kata Nuzulul Quran. Kemasan acara dalam bentuk sederhana namun cukup berkesan bagi jamaah sholat taraweh pada malam itu.

Berikut susunan acaranya : 1. Pembukaan 2. Sambutan Ketua Takmir
3. Ceramah Pembina.
4. Penyerahan Santuan untuk Anak Yatim dan Pelajar kurang mampu 5. Penyerahan Bantuan Alquran dari Donatur.
6. Makan bersama 12 tempeh nasi tumpeng.

Baca Juga : MA Khomsani Nur Gelar Wisuda Tachfidh Alquran

Sambutan Ketua Takmir

Mengawali sambutannya Ustad Ir.Nurhayadi sebagai ketua takmir Masjid As-Salam menceritakan sejarah berdirinya Masjid tersebut. Berbicara sejarah berdirinya Masjid As-Salam tidak akan lepas dari H.Slamet Hariyono, yang beberapa hari menjelang bulan Ramadhan telah berpulang ke Rahmatullah. Semoga Arwah Beliau diterima pada Surganya Allah SWT. Aamiin.

Lima tahun yang lalu sebelum berdirinya Masjid As-Salam yang cukup megah ini. Beliau mewaqafkan sebagian tanah persawahannya yang berada pada pinggir jalan tepatnya di utara Warung Apung Pondok Asri Sukodono. Tanah yang diwaqafkan sekitar 8000 meter persegi untuk pembangunan masijid.

Dalam kurun waktu 2 tahun mulai dari proses pembangunannya sampai bangunan Masjid As-salam berdiri, akhirnya penggunaannya bisa untuk tempat ibadah. Dan terhitung 3 tahun dari sekarang telah menyedot dana sekitar 1,3 M terwujud bangunan Masjid yang cukup megah dan mewah (mepet sawah).

Baca Juga : Tingkatkan Perekonomian, Pesantren Khomsani Nur Gelar Pelatihan Merajut

Beliau H.Slamet Hariyono adalah orang yang cukup dermawan terlebih bagi pelaksanaan pembangunan Masjid. Dengan dibantu kedua orang yang cukup usia yaitu Abah Ir.H.Marwan dan H.Sutrisno merupakan purna tugas ASN.

Karena kegetolannya dalam pembangunan Masjid As-Salam sampai ketiganya disebut dengan nama Tiga Serangkai. Alhamdulillah dengan kedermawanan H.Slamet Hariyono dan kedua sahabatnya, akhirnya terwujud bangunan Masjid yang megah. Sehingga pada tahun ke-3nya tepat malam Nuzulul Quran Ramadhan 1442 H bisa untuk peringatan milad dan Nuzulul Quran.

Ceramah Agama

Acara yang ketiga yaitu Ceramah Pembina yang mengusung tema Mengenang 3 tahun berdiri Masjid As-Salam dan Hikmah Nuzulul Quran 1442 H. Mengawali ceramahnya H.Zainal Abidin mengajak seluruh jamaah sholat taraweh untuk selalu bersyukur dan bersyukur pada Allah Sang Khaliq yang telah memberikan kesempatan pada kita semua.

Sehingga bisa bertemu dengan bulan Ramadhan yang berkah hingga malam ke-17 yaitu malam Nuzulul Quran sekaligus Milad ke-3 Masjid As-Salam.
Alquran turun pada bulan Ramadhan, pada malam keberkahan yang mana pada tanggal 17 Ramadhan terjadi Perang Badar.

Sehingga Allah menetapkan sebagai malam turunnya Alquran, merupakan malam yang sangat penting dalam sejarah turunnya Alquran. Untuk itu hikmah malam 17 Ramadhan kita imani, kita maknai, Alquan sebagai petunjuk bagi umat Islam.

“Alquran tidak bisa tergantikan dengan apapun dan sebaik-baiknya orang adalah yang mau mempelajari dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari”, jelasnya. Beliau menyampaikan, untuk mengenang jasa H.Slamet Hariyono yang mewaqafkan tanah dan berandil besar dalam bangunan Masjid As-Salam yang wasilah. Dan ke depannya bisa menjadikan Masjid As-Salam yang bisa menampung semua golongan.

Semoga yang membangun Masjid oleh Allah SWT diberikan pahala yang besar dan yang memakmurkannya juga mendapatkan kemuliaan yang luar biasa. Sesuai dengan Misi Masjid As-Salam adalah “Pelayanan Umat”.

Alhamdulillah Masjid As-Salam semakin tahun semakin berkembang pesat baik itu program ketakmirannya maupun jamaah sholat lima waktu. Walaupun lumayan jauh dari lingkungan masyarakat namun karena posisi yang strategis pinggir jalan raya. Dan suasana hijau dengan sawah pada sekelilingnya, menjadikan Masjid As-Salam selalu ramai setiap harinya.

Banyak jamah yang berasal dari luar kota, melakukan perjalanan jauh dan kebanyakan rehat untuk sholat memilih pada Masjid As-Salam. Selain tempat parkirnya lumayan luas juga udaranya cukup sejuk, pemandangan hijau hamparan persawahan yang ada pada sekelilingmya.

Pemberian Santunan

Acara berikutnya Pemberian Santunan kepada Anak Yatim dan Pelajar yang kurang mampu oleh bendahara H.Marwan. Baik mereka dari masyarakat sekitar Masjid maupun dari perwakilan TPQ yang telah ditunjuk.

Setelah itu lanjut Penyaluran bantuan 40 Alquran dari Donatur yang kepada Takmir Masjid As-Salam. Dengan berakhirnya dua acara penyaluran bantuan lanjut dengan Doa oleh pembina yaitu Ustad H. Zainal Abidin.

Kembul Bareng

Kemudian lanjut dengan kembul bareng 12 Tumpeng Tasyakuran Milad ke-3, yang dikemas oleh panitia. Yang mana setiap 1 tempeh tumpeng untuk bagi 8-12 orang jamaah, sehingga terlihat tertib dan mengesankan. Tanpa adanya perbedaan, berbaur untuk menikmati makanan yang sudah disediakan oleh panitia.

Alhamdulillah serangkaian acara Peringatan Nuzulul Quran 1442 H dan Milad ke-3 Masjid As-Salam berjalan lancar dan kondusif. Kita semua berharap ke depan Masjid As-Salam sesuai Misinya untuk “Pelayanan Umat” bisa lebih berkembang untuk kemaslahatan Umat Islam pada umumnya.
Dan khususnya bagi Umat Islam pada Kabupaten Lumajang. Aamiin.
(JUPRI.AR Pemerhati masalah sepele / DR. Majalah Suara PGRI Lumajang/Atz)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *